Begitu besar keutamaan membaca Al Qur’an dari kesekian saya mencoba meneyajikan beberapa diantaranya yang bersumber dari Imam An Nawawi dalam Riyadhus Shaalihin
- Al Qur’an sebagai pemberi syafaat
“Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya (yang berpegang pada petunjuk-petunjuknya) HR. Muslim
- Sebaik-baik Orang
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” HR. Bukhari
- Berkumpul Bersama Malaikat yang mulia lagi taat
“Orang yang mahir membaca Al Qur’an, maka nanti akan berkumpul bersama-sama para malaikat yang mulia lagi taat. Sedangkan orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al Qur’an maka ia mendapatkan dua pahala” HR. Bukhari dan Muslim
- Mengangkat dan Menurunkan Derajat
“Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberepa kaum dengan Al Kitab (Al Qur’an), dan Ia akan merendahkan derajat suatu kaum yang lain dengannya” HR. Bukhari dan Muslim
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur’an seperti buah limau yang harum baunya dan lezzat rasanya. Perumpamaan orang mukminn yang tidak suka membaca Al Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur’an seperti bunga yang harum baunya tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an, seperti buah handlah yang tidak ada baunya dan pahit rasanya. HR. Bukhari dan Muslim
- Dilarang saling iri karenanya. (ada 2 hal kekayaan dan kemahiran membaca Al Qur’an)
- Mendapatkan Ketenangan (Rahmat)
“Ada seorang membaca surat Al Kahfi dan didekatnya ada seekor kuda yang diikat dengan tali pada kanan kirinya, kemudian orang itu diliputi semacam awan selalu mendekat, sehingga kudanya akan lari meninggalkan itu. Pada pagi harinya ia datang kepada Nabi saw. Dan menceritakan apa yang baru saja terjadi, kemudian beliau bersabda: “Itu adalah ketenangan-Tilka Ssakiinatu Tanzaalat lil Qur’an (Rahmat) yang turun karena bacaan al Qur’an. HR. Bukhari dan Muslim
- Satu huruf satu kebaikan
- Berisi dadanya seperti rumah yang berisi
- Masuk Kedalam Syurga Allah
“Nanti akan diperintahkan kepada orang yang senang membaca Al Qur’an : Bacalah dengan baik dan tartil sebagaimana kamu membacanya dengan tartil pada waktu kamu didunia. Karena sesungguhnya tempatmu tergantung pada akhir ayat yang kamu baca” HR. Abu Dawud dan Turmudzi